(本报讯)6月14日上午,泗水共济福利基金会与泗水JEC-JAVA眼科诊疗所联合举行第33次白内障免费手术活动。
泗水共济福利基金会辅导主席林文光博士,创办人陈平和,理事胡建章、陈柏霖、陈文华等,泗水JEC-JAVA眼科诊疗所经理Novri Susanti,眼科诊疗所主任Dimas Anandita Wigit SpM,国会议员Indah Kurnia,泗水华裔联谊会秘书邵亮明,泗水《千岛日报》总编叶竹,印尼哈夷郑和基金会常务主席林福善阿訇,泗水华裔伊斯兰联合会公关部主任黄景源出席。

活动中,泗水共济福利基金会辅导主席林文光博士高度赞扬此次活动,并对多年来坚持不懈的公益善举表示衷心感谢。他也感谢泗水共济福利基金会及泗水JEC-JAVA眼科诊疗所医疗团队,帮助了数千名患者重见光明。这是一项极具意义的社会善举。

泗水共济福利基金会创办人陈平和致辞。他对本次白内障手术活动的圆满成功深感欣慰。他介绍,这第33次白内障免费手术,共累计了帮助2193名患者恢复视力,令人欣慰的是所有手术均顺利无一例失败。
除白内障手术外,泗水共济福利基金会还设有公益门诊,为民众提供免费医疗及处方药品服务。自成立以来,泗水共济福利基金会的诊所已累计服务患者超过149503人次。

泗水JEC-JAVA眼科诊疗所经理Novri Susanti说,与共济福利基金会的合作已持续12次。此次公益手术筛查共计68名患者,成功实施白内障手术39例。累计受益患者已达约2,200人。

为庆祝本次活动顺利举行,现场还举行了简朴温馨的感恩仪式,由印尼哈夷郑和基金会常务主席林福善阿訇带领祈祷。随后,陈平和先生切通平饭递交给本次手术主要医生之一——Dimas Anandita Wigit医生。


Dimas Anandita Wigit医生强调,尽管本次活动为公益性质,但所有手术均严格按照专业标准执行,采用现代化医疗设备,保障手术质量与患者安全。

国会议员Indah Kurnia致辞说,她对泗水共济福利基金会这些年来,为社会开展义诊和实施免费白内障手术表示赞赏。希望此公益活动,能减轻贫民的医疗负担。

Cahaya Kembali untuk Ribuan Pasien
Baksos Operasi Katarak ke-33 Digelar Yayasan Abdi Husada Utama dan Klinik Mata JEC-Java
SURABAYA — Ribuan masyarakat kembali bisa melihat dunia dengan jelas berkat bakti sosial operasi katarak ke-33 yang digelar oleh Yayasan Sosial Abdi Husada Utama, berkolaborasi dengan Klinik Utama Mata JEC-Java @Surabaya, Sabtu (14/6/2025). Program ini menjadi salah satu ikhtiar nyata dalam menekan angka kebutaan akibat katarak di Indonesia.
Dewan Pembina Yayasan Sosial Abdi Husada Utama, Alim Markus, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi pelaksanaan bakti sosial ini. “Terima kasih kepada Yayasan Sosial Abdi Husada Utama dan tim dokter Klinik Mata JEC-Java @Surabaya yang telah membantu ribuan pasien bisa kembali melihat. Ini amal sosial yang luar biasa mulia,” ungkap Alim Markus.
Pendiri Yayasan Sosial Abdi Husada Utama, Soeharsa Muliabarata, turut menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan kegiatan ini. “Baksos operasi katarak ini sudah 33 kali dilaksanakan dengan total pasien mencapai 2.193 orang, dan bersyukur semuanya berjalan sukses tanpa ada kegagalan,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada operasi katarak, Yayasan Abdi Husada Utama juga memiliki Klinik Abdihusada Utama yang memberikan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat, lengkap dengan pemberian obat-obatan paten. “Sejak didirikan hingga sekarang, Klinik Abdihusada Utama telah melayani lebih dari 149 ribu pasien,” tambah Soeharsa.
Direktur Klinik Utama Mata JEC-Java @Surabaya, Novri Susanti, menambahkan bahwa kerja sama dengan Yayasan Abdi Husada Utama sudah berlangsung hingga 12 kali. “Dalam bakti sosial kali ini, kami berhasil melakukan operasi katarak kepada 39 pasien dari 68 orang yang mengikuti proses skrining. Total pasien yang sudah kami bantu bersama-sama telah mencapai 2.200 orang,” ujarnya.
Sebagai bentuk rasa syukur atas capaian tersebut, digelar syukuran dengan pemotongan nasi tumpeng. Ustadz Hasan Basri, Ketua Pelaksana Harian YHMCHI, memimpin doa, disusul dengan pemotongan tumpeng oleh Soeharsa Muliabarata yang diserahkan kepada dr. Dimas Anandita Wigit SpM, salah satu dokter utama dalam kegiatan ini.
Dalam kesempatan itu, Novri Susanti menyerahkan penghargaan kepada Alim Markus atas dukungan penuhnya terhadap program kemanusiaan ini. Sebaliknya, Soeharsa Muliabarata memberikan penghargaan kepada dr. Dian Arumdini SpM Kepala Klinik Mata JEC-Java @Surabaya.
Dr. Dimas Anandita Wigit SpM juga menjelaskan bahwa seluruh proses operasi dilakukan secara profesional dengan dukungan peralatan medis modern. “Meski ini kegiatan sosial, kami tetap menjunjung tinggi standar mutu demi keselamatan dan kenyamanan pasien,” tegasnya.
Apresiasi juga datang dari Indah Kurnia, Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial. Ia menilai program seperti ini adalah contoh konkret kolaborasi dunia usaha dan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan publik. “Saya sangat mengapresiasi upaya para pengusaha Jatim melalui Yayasan Sosial Abdi Husada Utama. Ini benar-benar manfaat nyata untuk masyarakat,” ujar Indah.
Turut hadir dalam kegiatan ini para pengurus yayasan seperti; Budiman Wahyudi, Chandra Wurianto Woo, Arief Soeharsa, Rasmono Sudarjo, Lidia, dan Agus Susanto. Hadir pula Oei Tjing Yen selaku Sekretaris YHMCHI, serta para dokter dan relawan yang terlibat.
Bakti sosial ini bukan sekadar operasi medis, melainkan gerakan nyata menghadirkan harapan baru bagi ribuan masyarakat untuk kembali menatap dunia dengan mata yang terang.














